Waktu, Cinta dan Sadar
Waktu.. Menyiram hati yang terlelap sendu Menyihir rasa yang sering tergugu Telah mempertemukanku denganmu Cinta.. Ternyata tak hanya sebuah kata Lebih tepatnya berupa sebuah rasa Hadirnya tanpa pernah disangka Sadar.. Tak mungkin lagi untuk menghindar Kebingunganku terdiam dalam sabar Hingga kebenaran kini berpendar Kisah kita terangkai oleh waktu Lantas menebar rintik cinta Menyiram sunyi hingga sadar Rasa itu bukan hanya sekadar Waktu, Merajut hati merindu Hingga nanti masih menunggu Cinta, Akankah siap hingga renta? Walau perih mungkin menyiksa Sadar, Dalam malam tanpa binar Kau kembali memberi kabar Rupanya hanya rasaku yang berkibar