Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Waktu, Cinta dan Sadar

Gambar
Waktu.. Menyiram hati yang terlelap sendu Menyihir rasa yang sering tergugu Telah mempertemukanku denganmu      Cinta..      Ternyata tak hanya sebuah kata      Lebih tepatnya berupa sebuah rasa      Hadirnya tanpa pernah disangka Sadar.. Tak mungkin lagi untuk menghindar Kebingunganku terdiam dalam sabar Hingga kebenaran kini berpendar      Kisah kita terangkai oleh waktu      Lantas menebar rintik cinta      Menyiram sunyi hingga sadar      Rasa itu bukan hanya sekadar Waktu, Merajut hati merindu  Hingga nanti masih menunggu Cinta, Akankah siap hingga renta? Walau perih mungkin menyiksa Sadar, Dalam malam tanpa binar Kau kembali memberi kabar Rupanya hanya rasaku yang berkibar

Kicauan Melepasmu

Gambar
Tak apa, mau dikatakan apa lagi jikalau memang demikian Kau memang selalu diluar dari perkiraanku, bukan? Dasar perempuan, memang terlalu perasa.. Tapi bukan berarti laki-laki juga tak memiliki rasa Bisa saja mereka menyimpannya.. Mungkin aku akan banyak bertanya.. Doa tak langsungku yang terkabul.. Aku berdiri di sini.. Tak bisakah kau melihatku? Tak bisakah kau tersenyum ke padaku seperti itu? Aku selalu berdiri di sampingmu.. Tapi aku masih merindukanmu.. Karena kau yang dulu sudah pergi.. Aku selalu rindu Kapan kumpul lagi? Bisakah seperti dulu? Masih tersimpan bayanganmu.. Semua terasa serba salah, bila jauh tanpamu.. Kamu sahabat kecilku Pernahkan kau merindukanku? Aku harus bagaimana? Haruskah kita terpisah? Semoga bertemu lagi.. Kamu kok berubah? Jangan lupa mandi Jangan lupa sholat Jangan lupa makan Ajariku kembali tersenyum.. Jangan lupakan aku Samakah seperti dulu? Kadang aku bingung dengan apa maksudmu....

Cerita Singkat~ Gadis Tua

“Aku hanyalah gadis tua yang tak cantik rupa, pantas saja jika aku melajang hingga saat ini.” Ia duduk berayun di kursi goyang menatap lekat temaram langit sore itu.                 Lantas ada tangan yang hadir menggenggam jemarinya. Lalu alunan lagu terdengar dari radio tua. You are not alone, I’m here with you. Lagu Michael Jackson itu terus mengalun dikuti oleh suara berat.                 Gadis tua itu menoleh dan tersenyum ke arah pemilik suara dan mengeratkan genggaman. “Beruntung aku masih memilikimu, teman kecilku.”                 Nenekku, beliau menderita alzheimer. Sudah semakin banyak hal yang beliau lupakan. Termasuk kakek, yang kini beliau ingat hanya sebatas teman kecilnya.

Rangkaian Luka Dahulu

Benang itu terputus dimakan waktu Lantas apakah aku akan mencoba menyambungkannya? Sedangkan kau tak masalah jika tak denganku.. Bahkan hatiku tak seharusnya menyimpan rindu untukmu.. Apakah kau benar-benar tak melihat? Bagaimana perihnya luka hati ini.. Tanganku seketika gemetar.. Hanya karena sebaris kata yang kau ucap.. Aku mengerti maksudmu.. Namun tetap saja, semua itu salah.. Mengapa semua jeritku hanya menjadi angin lalu? Jadilah seperti yang lalu.. Yang kini slalu kurindu.. Aku selalu mengingat semua kenangan Tapi tidak denganmu.. Lagi. Saat mulai lupa, kau memanggilku Kau pamit dan bilang akan segera kembali Aku menanti Namun kau tak kembali Dan ku harus belajar melupakanmu lagi. Wah.. terlalu banyak luka yang sudah terangkai dalam kata.. Maaf, karena hati tak sanggup memaki.. Namun hati tetap saja merasakan perih Ku ingin tak peduli namun aku tak bisa.. Ku ingin lupakan namun aku tak mampu.. Ku ingin meng...