Jangan Anggap Remeh
Tragedi ini pilu
Penuh nestapa ke pelosok dunia
Makluk kecil tak kasat mata
Ajarkan manusia tentang makna
Bahkan hal terkecil tidak sia-sia
Layaknya
lemparang bowling strike
Runtuhkan
pertahanan sekejap mata
Gemparkan
kebebasan yang dahulu dielukan
Lantas hati bertanya
Apa alasan Tuhan membiarkannya?
Padahal alam telah memberi jawab
Biarkan kami beristirahat dari hingar bingar
Tuhan
Maha Adil
Tak
hanya Riau atau Kalimantan saja
Seluruh
dunia harus menutup hidung dan mulutnya
Lantas
pertajam mata dan telinga
Memaknai apa saja yang telah dilakukannya

Komentar
Posting Komentar