Maaf, Aku Tidak Tahu
Maaf,
Aku belum
pernah meminta izin
Sering
mengamatimu tanpa pamit
Memandangmu
dari kejauhan
Memerhatikan
setiap gerakmu
Dan yang
paling kusuka,
Memandangmu
dari belakang
Dengan
begitu kau tak akan tahu
Maaf, aku tak meminta izin
Menyebut namamu terlalu sering
Memikirkanmu sepanjang waktu
Dan aku juga tak mengerti
Mengapa aku begitu?
Maaf,
Ternyata aku menyukaimu
Awalnya aku tak menyadari itu
Hingga seiring berjalannya waktu
Membangunkanku tentang rasa itu
Maaf, namamu
tersimpan dalam hati
Aku sebenarnya
tak menginginkannya
Hal itu terjadi
begitu saja
Aku
tahu, bagaimana jadinya jika kau tahu
Jadi,
sekarang aku sedang mencabutnya
Meski tersisa lubang
akhirnya
Maafkan
aku, membuatmu terjerat dalam masalah hatiku
Komentar
Posting Komentar